Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Syair Rakyat untuk Pemimpin

Suara gaduh kembali terdengar dibawah sana Bersorak kembali tentang dia muncul berjas orange  Ada rasa geram dari suara itu Janji hanya sisa kenangan Masih ada orang yang sedang korek-korek tong sampah Tapi si politisi masih tetap tersenyum manis Bau-bau kejayaan nampaknya belum ada Negeri yang tak mampu bersaing Hingga sampai ke pejuru negeri Suara itu terdengar semakin keras Takut sang baju orange terus kembali Bapa,kami butuh perubahan untuk negeri ini.. Derita kupu-kupu malam yang terus berkembang Menapakkan sayap kejayaan di negeri ini Hasrat akan jadi abu dapurmu Mengingat jeruji jadi kenanganmu Rakyat bertenger depan jalan sepi Kembali beradu dengan terik surya Sang suara tak henti mengadu Mulut-mulut besar menghadang mereka Sorak mereka dengan keadilan Para berdasi yang sekarang suka baju orange kebangaan Senyum ketika disorot publik Jeruji besi jadi resahannya Pemimpin negeri yang mabuk Jejeran botol-botol alkohol menjadi temannya Kembali diambil oleh tangan kotor jalanan ...

LUPA

_____LUPA____ Aku lupa Bahagia? Ia, barangkali Tidak! Yah, cukup! Cuma satu Kau Lupa Dia

Kisah Si Pengejar Mimpi

______Kisahku______     Injinkan aku bercerita pada fajar tentang  mengejar masa depan gemilang. Aku cukup bahagia dengan hidup sederhana tapi punya mimpi yang besar🎓. Jauh melintas di medan kehidupan yang penuh dengan hingar bingar penjelajah mimpi. Aku tak pernah lelah bahkan malu pada keadaan keluarga. Tugasku cuma satu✍️mengejar mimpi. Aku bukan peramal yang mengubah nasib orang menjadi lebih baik tanpa usaha dan kerja keras.      Lahir dari rahim kemiskinan bukan untuk berlagak kaya di masamu. Kekuatan kedua orang tua menjadi penopang kehidupan. Tak heran jika aku kuat dan tegar mereka adalah alasanku. Hidup dengan cobaan yang begitu banyak Sudah pernah dialami setiap insan.       Pengejar mimpi🎓tidak lelah berjuang✍️dengan tulisan-tulisan indah walaupun  nanti banyak mendapatkan revisi. Menuangkan ide pada tulisan tidaklah mudah menuangkan kopi pada cangkir yang hendak ditulis. Pemakaian diksi yang salah akan membawa malapetaka i...